Apakah Luka Operasi Saya Terinfeksi???

Pembedahan sebagai salah satu upaya pemecahanan masalah pada banyak kasus penyakit dikenal sebagai operasi. Kita tidak tau pasti bagaimana istilah “operasi” ini menjadi dekat bagi kalangan ahli bedah namun saya menduga bahwa besar kemungkinan istilah ini seringkali digunakan oleh para ahli bedah untuk mempermudah komunikasi dengan kalangan awam. Jadilah operasi menjadi kata kata yang ditakuti oleh pasien.

Tiada “operasi” yang tidak meninggalkan luka. Karena luka adalah bagian terpenting dari sebuah prosedur operasi. Satu hal terpenting yang dianggap sebagai komplikasi dari suatu prosedur operasi adalah infeksi. Pada umumnya 1 sd 3 dari 100 luka operasi masih dapat ditolerir sebagai hal yang wajar bila luka operasi mengalami infeksi. Idealnya tentu saja operasi tanpa infeksi seharusnya dapat dicapai bagi seluruh prosedur operasi.

Lalu bagaimana mengenal apakah luka operasi itu terinfeksi atau tidak…??
Pertama tentu saja ditemukannya tanda tanda inflamasi seperti adanya bengkak disekitar luka , kulit luka berwarna kemerahan, terasa nyeri atau perih disekitar luka, bila diraba terasa hangat.
Bila anda menemukan tanda tanda ini sebaiknya dikonfirmasi kepada dokter yang melakukan operasi.
Kedua adalah apabila ditemukan nanah pada luka atau terperangkap dalam suatu ruangan dibawah kulit. Nanah sebagai suatu produk infeksi akan muncul pada hari ke 5 atau setelahnya akibat kematian sel sel pendukung sitem imun dalam menghentikan invasi mikroorganisma. Nanah dapat muncul lebih awal apabila infeksi disebabakan bakteri yang sangat patogen berkarakteristik mengeluarkan toksin.
Kadangkala kita membedakan nanah dengan cairan tubuh non infeksi. Cairan tubuh non infeksi bukanlah tanda terjadi infeksinya. Cairan ini muncul dari ruang interstisial yang longgar seperti pada jaringan kulit orang tua.

Seorang dokter sesungguhnya dapat mengenali dengan mudah cairan non infeksi ini.
Ketiga adalah hasil laboratorium penanda infeksi seperti jumlah leukosit, laju endap darah dan kadar c reactive protein. Poin ini dapat secara objektif memperkuat dugaan kita atas suatu luka operasi yang mengalami infeksi akibat kontaminasi mikroorganisme.

Nah.. ketiga poin ini baik oleh pasien atau keluarganya perlu dicermati..apakah luka operasi anda masuk kategorii infeksi atau bukan. Rslmn

Categories : Info kesehatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *