Penggunaan Kencur dan Jahe tanpa ilmu bisa membuat bengkak kaki juga lho…

8 September 2010

 

Kalau ada yang mengatakan semua teknik pengobatan tradisional aman, tidak ada efek samping barangkali kisah ibu Anah ini dapat menjadi pelajaran. Datang ke poliklinik tempat saya berpraktek dalam keadaan pincang (tengkak). Wajah tua si ibu ini tampak meringis dengan nafas yang memburu menahan sakit. Ibu Anah memang sudah tidak terbilang muda lagi namun juga tidak tua-tua sekali. “…..kaki saya bengkak, merah, gatal dan nyeri sekali dok…..”jelas bu Anah sambil menyodorkan kaki kirinya yang tampak bengkak dan merah. “Awalnya 3 hari yang lalu ketika saya berjalan tiba2 kaki saya nyaris terlindas motor. Setelah kejadian itu kaki saya sedikit sakit tapi masih bisa digerakkan dan tidak nyeri. Karena khawatir saya bawa ke tukang urut. Tukang urut kemudian langsung ‘memaksa’ saya untuk diurut sore itu juga. Walaupun tidak begitu terasa sakit ketika diurut namun tukang urut mengatakan bahwa urat saya keseleo dan ada bagian tulang saya mengalami patah…”Bu Anah menurut rencana si tukang urut akan dirawat dengan paket 10 hari dengan biaya total 2 juta. Dapat diangsur dan dicicil. Bu Anah akan dapat makan 3 kali sebagaimana menyerupai perawatan di rumah sakit. Luar biasa……… Dengan membayar DP seadanya akhirnya diputuskan bu Anah di rawat untuk paket 10 hari. Pada hari pertama dillakukan pijat urut 2 kali sehari oleh tukang urutnya. Sorenya di kasih kencur. Hari kedua begitu pula namun Kencur ditambahin jahe. Hari ketiga Bu Anah merasakan kakinya bengkak seperti digigit serangga, kulit nya merah dan sebagian kulit melepuh berair. Karena merasa tidak ada perbaikan Bu Anah dan keluarganya akhirnya meminta diri untuk pulang (pulang paksa). Bu Anah juga dimintai tanda tangan pulang paksa oleh pengelola pengobatan urut tersebut.”……Saya tidak pernah dilakukan roentgen dok. Begitu saya sampai di tukang urut itu setelah diperiksa dengan tangan langsung dikatakan bahwa kaki saya keseleo dan ada tulang yang patah….setelah itu langsung disodorkan paket pengobatan….” Demikian bu Anah menjelaskan bagaimana proses penegakan diagnosis keseleo dan patah oleh tukang urut tersebut. Beruntung bu anah, setelah saya lakukan pemeriksaan foto roentgen ternyata tidak ada satupun bagian tulang yang patah. Saya menduga bengkak yang berlarut-larut sampai menimbulkan sebagian kulit melepuh sangat mungkin disebabkan oleh cedera oleh proses pengurutan yang berlebihan dan sebagian efek kencur dan Jahe yang dibalurkan ke kaki yang cedera. Pada kasus ini saya pikir tukang urut terlalu berani melakukan prosesi pengurutan tanpa tahu yang sesungguhnya terjadi pada tulang dan jaringan kaki. Faktanya adalah ternyata tulang2 kaki bu Anah tidak ada yang patah. Demikian pula pemberian kencur dan jahe. Merujuk pada kandungan Kencur lihat http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?id=137 dan kandungan jahe lihat http://lenterahati.web.id/khasiat-jahe.html#more-266 yang di dominasi oleh asam, zat aktif bersifat asam yang terdapat pada kedua bahan tersebut tentu saja akan mengiritasi lapisan kulit. Ditambah dengan cedera jaringan akibat pijatan maka tentu saja hal ini menimbulkan iritas yang luar biasa.”Bu anah…. sebaiknya ibu istirahat dirumah, tidak perlu menambahkan kencur dan jahe lagi di daerah yang bengkak apalagi melakukan pengurutan pada daerah yang bengkak. Kalau masih nyeri saya tambahkan obat nyeri……”Demikian diakhir sesi pertemuan sore itu. Bu anah cukup saya berikan penjelasan bagaimana kondisi tulangnya yang tidak patah, bengkak yang timbul akibat manipulasi urut ditambah reaksi iritasi dari jahe dan kencur. Mudah2an bisa mengurangi keluhan ibu dan bisa sembuh…Sore menjelang malam itu bu anah dapat tersenyum dan pulang dengan pikiran yang lapang…

 

Disalin dari: https://www.facebook.com/notes/rahyus-salim/penggunaan-kencur-dan-jahe-tanpa-ilmu-bisa-membuat-bengkak-kaki-juga-lho/436458988598

Categories : Info kesehatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *