Infeksi tulang belakang yang diduga skoliosis

6 September 2010

 

“Saya bukan skoliosis?? Kok bisa…. padahal saya sudah datang ke banyak pengobatan alternatif bahkan ke dokter spesialis tulang….” jawab seorang ibu muda ketika saya menjelaskan bahwa skoliosis yang dia derita sangat kecil kurvanya (kurang dari 10 derajat sehingga saya menyimpulkan bukan skoliosis) tidak sesuai dengan keluhan nyeri dan baal dipunggung yang dia keluhkan pada saya.Ini adalah kasus unik yang saya temui. Seorang ibu muda yang dengan yakin nya sesuai dengan rekomendasi beberapa tukang obat  (dukun tulang, alternatif) yang dia temui mengatakan bahwa dia adalah penderita skoliosis yang perlu diterapi. Pada awalnya saya agak terpengaruh setelah melakukan pemeriksaan fisik dan melihat foto rontgennya yang menunjukkan tulang belakang yang bengkok namun dengan kurva yang kecil. Namun keyakinan saya sedikit goyah ketika ibu muda ini mengeluhkan bahwa terdapat nyeri yang hebat dan baal yang menjalar ke sisi dada kiri dan kanan. Bahkan sisi kiri mulai terasa seperti ada yang menonjol. Sekali lagi saya menjelaskan bahwa seharusnya kurva yang kecil ini (nyaris dikatakan bukan skoliosis) tidak memberikan gejala seperti yang dia rasakan. Karena keluhannya sangat serius apalagi sudah diikuti pula dengan nyeri yang menjalar ke tungkai kiri dan kanan maka saya semakin kuat untuk melakukan penapisan terhadapa spinal cord dengan MRI.Nah dari sinilah baru jelas bahwa tampak proses infeksi yang menyerupai infeksi karena tuberculosis di tulang thorakal ke 4 (T4).”Nah… bu sekarang baru jelas dengan pemeriksaan MRI bahwa memang sudah terjadi proses infeksi di tulang belakang ibu setinggi T4″ urai saya pada ibu Tata dan suaminya.Keduanya tampak kaget dan tidak menyangka bahwa dia ternyata  menderita infeksi tulang belakang setinggi thorakal 4 (T4). Ibu Tata kemudian saya periksa laboratorium untuk menilai seberapa berat infeksi yang dialaminya.  “Kok bisa ya, dok??”spontan suami isteri itu bertanya. “Ya, saya kira siapapun di Indonesia berpotensi diinfeksi oleh kuman TBC” jelas saya.”Adanya gambaran mirip skoliosis yang kelihatan dengan pemeriksaan x ray merupakan respon badan (tulang belakang) dalam mencapai keseimbangan sumbu tubuh sehingga dapat mengisolasi nyeri yang ditimbulkan akibat infeksi.”Pada kasus ini tampaknya proses infeksi memicu ketidak seimbangan tulang belakang yang kemudian dikompensasi oleh tubuh sehingga seolah-olah penderita mengalami skolliosis. Saya semakin yakin bahwa investigasi yang sangat cermat sangat diperlukan dalam menentukan diagnosis penyakit. Bayangkan bila saja kasus ini tetap dianggap sebagai suatu skoliosis kemudian tulangnya dibetot-betot….. tulang belakang yang terinfeksi sudah bisa dipastikan akan terjadi ‘slip’ yang akan mengakibatkan kelumpuhan ….Terima kasih ya Allah hari ini Engkau telah menunjukkan pelajaran yang berharga buat kami…..

 

Disalin dari: https://www.facebook.com/notes/rahyus-salim/infeksi-tulang-belakang-yang-diduga-skoliosis/435318513598

Categories : Saya dan pasien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *